Protein Rusak

Tak sedikit orang yang sulit memahami sepenuhnya bagaimana sampah dalam sel sel tubuh kita mampu memicu kesehatan fisik yang buruk atau bahkan penyakit. padahal, sebagian besar sampah tersebut adalah protein yang rusak dan tidak beerguna. Bagaiman sampah protein ini dapat muncul dan menyebar dalam sel?

Zat zat gizi yang kita dapatkan dari makanan akan dicerna dan di serap dalam usus, untuk selanjutkan dibawa menuju semua sel tubuh kita bersama aliran darah. Protein merupakan salah satu komponen zat gizi ini. Makanan dipecah menjadi asam amino di dalam usus kecil dan selanjutknya protein protein baru akan disintesis dalam sel. Sejumlah besar sampah, yaitu protein rusak akan secara alami dihasilkan selama proses sintesis protein ini.

Pola makan yang terdiri dari sebagian besar makanan berbasis hewani, seperti daging, susu dan produk susu, menghasilkan bayak protein rusak atau sampah. Kita semua menanggung sejmlah besar sampah yang belum sepenuhnya terdegradasi / tecerna ini dalam sel sel tubuh. Seiring dengan proses penuaan, sampah ini semakin menumpuk dan sebagaimana pada pembuangan sampah kota, sampah yang terkumpul ini akan menjadi racun.

Untuk dapat memahami masalah sampah yang terjadi di dalam sel sel tubuh, sebaiknya kita mempertimbangkan sampah dalam usus. Umumnya, keita menyebut sembelit kitika makanan yang kita makan tidak tercerna dan terbuang sepenuhnya. Ketika sembelit semakin parah, berbagai zat beracun yang dihasilkan dari akumuliasi feses dalam usus besar akan menciptakan bau busuk.

Jika keadaan sembelit terus berlanjut, lingkungan usus akan memburuk, menyebabakan perut kembung dan menimbulkan rasa tidak nyaman pada proses buang air besar. Jika tidak diobati, sembelit dapat menyebabkan peradangan pada usus, divertikulitis, polip atau lebih buruk lagi kanker usus besar.

Selain itu, gas berbahaya dan /atau protein berbasis hewani akan mengoksidasi darah dan memberikan efek merugikan pada fungsi usus, menciptakan lingkaran setan kerusakan usus lebih lanjut, yang pada gilirannya menimbulkan berbagai jenis penyakit akibat gaya hidup dan metabolik, reaksi alergi seperti dermatitis atopik dan sekali lagi kerentanan terhadap terjadinya penyakit kanker.

Jika telah membaca buku saya yang lain, anda mungkin sudah tahu bahwa saya memahami “karakteristik perut” dan “karakteristik usus” melalui pengamatan saya pada lebih dari 350.000 perut dan usus manusia melalui kolonoskop selama beberapa dekade saya mempraktikkan gastroenterologi. Karakteristik usus manusia dengan sampah di dalam ususnya, tentu saja buruk. 

Aktivitas ususnya bersifat lamban sehingga menyebabkan kelebihan gas, dinding ususnya menjadi keras dan tebal peristaltiknya. Karakteristik usus yang buruk adalah barometer dari berbagai masalah kesehatan dan penyakit. Pembuangan limbah atau sampah sangat penting untuk memperbaiki karakteristik usus yang semakin memburuk ini dan untuk mengembalikan kesehatan usus. Masalah sembelit tidak hanya terbatas pada ketidaknyamanan saat buang air besar, bahkan membebani kesehatan seluruh tubuh.

See More

Beli Kangen Water 0816 887 198 Pin 7e85639A